IN MEMORIAM of OUR BELOVED MOTHER


Kenangan bersama ibu kami tercinta

THERESIA SUKIN GUNADI

lahir : Jogjakarta 20 Januari 1954

wafat : Jakarta, 29 April 2011

Kami putra putri serta menantu dan cucumu sangat berterimakasih atas perjuanganmu untuk kami semua. Tak akan pernah kami lupakan walau setitikpun.

Ibu, semoga ibu bahagia sekarang, bersama Yesus yang selalu mencintai ibu sepenuh hati-Nya, juga bertemu bapak. Kelak kita kan berjumpa lagi di rumah Bapa disurga. Kami putra dan putrimu akan selalu mendoakanmu setiap hari, sampai saat nanti kita bertemu kembali.

Tuhan Yesus, kami tahu bahwa Engkau sangat mencintai ibu kami, itu sebabnya kami yakin bahwa ditangan-Mu, ibu kami akan baik2 saja dan sangat bahagia. amin

====================================

Bu, aku masih ingat waktu kita naik motor bareng-bareng ke tempat sarean Bapak di Pd.Rangoon, karena kita ga punya mobil dan harus berhemat, padahal waktu itu ibu belum lama habis operasi, dan belum begitu kuat naik motor. Ibu pegangan kencang sekali di jaketku. Maafin aku ya Bu, aku belum bisa beliin mobil ibu.

====================================

Bu, aku masih ingat waktu ibu bilang kalo ibu mo ke gereja tapi ga ada yang nganterin karena aku begadang, jadi ga bisa bangun pagi untuk nganter ibu. Maafin aku ya Bu.

====================================

Bu, aku masih ingat waktu ibu sakit, aku ga bisa gantiin pampers ibu karena aku jijikan, jadi ibu sendiri yang ganti pampersnya, Maafin aku ya Bu, skrg ingin rasanya aku gantiin pampers ibu, seberapapun ibu mau.

====================================

Bu, aku masih ingat waktu ibu sakit, dan mengeluh karena sakitnya sudah semakin tak tertahankan, tapi aku bilang sama ibu supaya ibu tahan sementara, karena aku ga tahu harus berbuat apa. Maafin aku ya bu,..

====================================

Bu, aku masih ingat waktu aku sering bentak2 ibu karena suatu hal dan ibu nangis, aku nyesel banget bu, maafin aku ya bu.

====================================

Bu, aku masih ingat waktu dokter bilang ibu sudah stadium lanjut, rasanya putus asa sekali, sampe aku nangis krn aku ga tahu harus bagaimana, .. maafin aku ya bu.

====================================

Bu, aku masih ingat waktu ibu dipasang ventilator di ruang UPI, persis sama seperti waktu bapak dulu bu, rasanya seperti dadaku ditaruh batu yang besar, sesak sekali rasanya.

====================================

Bu, aku baca buku harian ibu semalam, rekening berkat, ibu mencoba untuk selalu bersyukur walaupun sakitnya tak tertahankan, maafin aku ya bu, aku ga tau harus bagaimana.

One Response to “IN MEMORIAM of OUR BELOVED MOTHER”

  1. your son Says:

    I miss you Mommy,,,..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: