Sirsak – kemoterapi alami untuk melawan kanker


Gambar buah sirsak dan daunnyaPohon sirsak (Annona Muricata) dari family Annonaceae ternyata berkhasiat tinggi sebagai obat untuk melawan sel kanker. Khasiatnya ini dimungkinkan dari kandungan senyawa polyketide Acetogenin yang bersifat sitotoksik (terhadap kanker) pada tanaman tersebut.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh McLaughin, seorang professor dari University of Purdue, Senyawa Acetogenin yang terkandung pada pohon sirsak terbukti memiliki kemampuan ribuan kali lipat kekuatan adryamicin/doxorubycin  (obat kemoterapi kimia) dalam hal penyembuhan penyakit kanker.

Selain kekuatannya yang melebihi kemampuan obat kemoterapi kimia, Acetogenin lebih aman karena hanya melumpuhkan sel-sel kanker saja, sedangkan sel-sel yang sehat tidak ikut dilumpuhkan oleh senyawa ini. Ini merupakan kabar baik bagi penderita kanker yang tengah menjalani kemoterapi kimia. Pasalnya, kemoterapi kimia tidak mampu membedakan antara sel sehat dan sel sakit, sehingga pasien yang menjalani terapi ini akan mengalami kerusakan sel di seluruh tubuh tergantung tingkat kemampuan tubuh pasien tersebut. Beberapa orang akan mengalami rontok rambut, mual-mual, dan sebagainya.

Sel-sel kanker membutuhkan banyak sekali energi dalam proses mutasinya. Oleh sebab itu, sel kanker akan mengkonsumsi banyak sekali persediaan ATP dalam tubuh. Acetogenin bekerja dengan cara menempel pada sel kanker dan menggangu permeabilitas mitokondria sel kanker sehingga memutus jalur ATP ke sel tersebut, menyebabkan sel tersebut kelaparan dan akhirnya mati.

Acetogenin tersebar diseluruh bagian pohon sirsak. Sampai saat tulisan ini diturunkan. Yang paling sering dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat kanker adalah buah dan daunnya. Terutama daunnya, walaupun hasil penelitian membuktikan bahwa buahnya pun memiliki kandungan acetogenin yang tinggi.

Family Annonaceae

Family Annonaceae memang dikenal memiliki banyak manfaat terutama berkenaan perlawanan terhadap sel kanker.  Selain sirsak, beberapa family Annonacea yang sudah diketahui memiliki kandungan zat anti kanker adalah :

Srikaya (Annona Squamosa L), dipercaya memiliki kandungan acetogenin yang sama dengan buah sirsak.

Mulwa (Stelechocarpus burahol) atau lebih dikenal dengan sebutan buah kepel. Juga dipercaya memiliki kandungan acetogenin didalamnya.

Cara mengolah daun sirsak untuk obat kanker

Umumnya daun sirsak dimanfaatkan dengan cara direbus dan diambil airnya. Ambil kurang lebih 10 sampai 15 lembar daun sirsak. Pilih yang berada antara nomor 4 atau 5 dari pucuk batang. Kemudian direbus dengan menggunakan 3 gelas air. Rebus sampai tersisa kurang lebih 1 gelas, dan minumkan pada pasien untuk satu kali minum. Disarankan minimal 3 kali mengkonsumsi air rebusan daun sirsak dalam sehari.

Baca juga :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: